“
Ketika ku mohon pada Allah segelas sirup namun Allah memberiku secangkir
jamu,minuman yang terasa pahit dan getir di lidah tapi pada akhirnya baru
kusadari ternyata secangkir jamu tersebut telah memberikan kesehatan pada
tubuhku dengan izinNya dibanding segelas sirup yang rasanya manis namun
menimbulkan efek penyakit.”
Beginilah hidup mengajari kita, hidup tidak
selamanya berada dalam kesenangan, ada saja kerikil tajam menghadang, Jurang
yang dalam, bebatuan menerjang, dan liku-liku kehidupan. Ada kalanya mendung
tak kan selamanya gelap, akan tetapi ia akan menjelma menjadi warna pelangi
yang elok beraneka ragam, rintik-ritik air hujan tak selalu identik dengan
kesedihan namun menyibak sejuta hikmah di dalamnya. Biasanya Allah menguji
hambaNya melalui kesedihan agar hambaNya semakin mendekat dan bersimpuh
padaNya. Mungkin pernah terbesit di benak kita mengapa semua ini terjadi,
mengapa tidak seperti ini, harusnya seperti ini, coba seandainya begini dan
berjuta pertanyaan meluncur dari lisan ini. Tahukah sahabat bahwa Allah telah
menyiapkan sesuatu yang jauh lebih baik dari apa yang kita inginkan. Karena
Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan tetapi Allah memberikan apa yang
kita butuhkan.
Mari kita simak Firman Allah di bawah ini (
Q.s Al-Baqarah 216 )
“Boleh jadi kamu tidak menyenangi
sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal
itu tidak baik bagimu.Allah Maha mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.
Subhanallah begitu dalam makna yang
terkandung di dalam ayat ini seolah-olah hendak mengajar hambaNya. Bahwasannya
yang terbaik itu adalah dari Allah, Dia yang lebih mengetahui dari pada
hambaNya. Sahabat tiada yang keliru dari pilihan Allah, itu semua merupakan
karunia yang terbaik yang diberikan Allah untuk hambaNya. Baik dalam hal fisik,
jodoh, pekerjaan, dan lain sebagainya.
Dalam hidup ini, Allah memberikan kenikmatan
dan kesenangan tidak serta merta diberikan dengan Cuma-Cuma namun melalui
proses yang cukup panjang dan penuh pengorbanan, namun satu yang pasti Allah
tidak akan pernah menilai dari hasil perjuangan kita, namun Allah menilai
sebuah proses yang kita lalui. Maka sangat penting bagi kita untuk terus selalu
meluruskan niat kita, menyempurnakan ikhtiar dan terus bekerja mempersembahkan
yang terbaik dalam hidup hanya mengharap keredhoanNya. Karena betapapun telah
banyak cucuran keringat yang mengalir, air mata yang menetes, dan luka yang
tergores di tubuh ini, semua sarat dengan pahala dan ganjaran dari Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar